Senin, 26 Desember 2011

MENGAKSES INTUISI, MENAGKAP ILHAM


Intuisi adalah pengetahuan langsung dan cepat tentang sesuatu tanpa menggunakan rasio dan  alat alat indera. Oleh para filosof intuisi telah dianggap sumber pengetahuan yang benar dan pasti.  Berbeda dengan ilmu pengetahuan yang melalui tahapan berfikir ilmiah seperti perumusan masalah,   eksperimen,  hipotesa,  dan kesimpulan serta lahirnya suatu teori, intuisi   memberdayakan kemampuan yang berasal dari dalam diri manusia.  Sehingga seorang akan   mampu melihat kejadian yang tak tertangkap oleh kelima inderanya,  maka intuisi sering disebut indera ke -enam.  Dengan intuisi manusia mampu melihat segala hal yang tidak dapat dilihat oleh mata kepalanya dengan mata batinnya.

Di barat intuisi yang pada waktu pesatnya  perkembangan ilmu pengetahuan belum diakui kebenarannya , maka setelah berbagai  eksperimen  dalam ilmu pengetahuan mengalami ketidak konsistenan hasil dari proses pemikiran rasio ,  maka intuisi mulai dilirik para ilmuwan. Padahal pada saat itu dunia timur telah lebih dulu  menaruh kepercayaan pada intiutif.  Bahkan intuisi merupakan memiliki banyak kelebihan dibandingkan pemikiran berdasarkan rasio.  Daintaranya, intuisi tidak membutuhkan banyak waktu dalam mengetahui atau memutuskan suatu masalah.  Jika dalam pemikiran rasio harus melalui berbagai tahapan proses yang melelahkan seperti dasar teori,  eksperimen, analisa , kesimpulan dan perbandingan dengan teori atau  hukum yang telah ada,  maka dalam intuisi  tahap -tahap itu bisa dilalui hanya dalam waktu yang singkat. Sebab seseorang yang telah dikaruniai kemampuan intuisi   tidak perlu menjalani proses pembelajaran tetapi justeru ia  diberikan kefahaman langsung dari Tuhan.  Karena itu intuisi juga sering disebut sebagai ilham,  suatu pengetahuan yang diberikan kepada manusia tertentu yang bukan nabi. Jika wahyu diberikan kepada para Nabi, karamah kepada wali Allah maka intuisi adalah ilham yang diberikan kepada manusia awam.
Begitu besar kekuatan intuisi sehingga para ilmuwan dan praktisi di berbagai bidang berupaya untuk melatih dirinya sehingga  mempunyai kemampuan untuk manangkap intuisi. Terbukti intuisi dapat menyelesaikan masalah yang kelihatannya sangat sulit dipecahkan dalam berbagai jalinan sosial antar orang perorang. Dalam bidang bisnis intuisi sering dipakai untuk memberikan keyakinan pada diri sendiri dalam langkah langkah menjalankan bisnis.  Sehingga intuisi dapat memberikan keuntungan secara materi  yang berlipat lipat. Karena intuisi dapat menuntun langkah- langkah dalam meniti keberhasilan.
Bagaimana intuisi bekerja ?
Intuisi  merupakan mekanisme yang ada dalam tubuh kita yang bisa mengantarkan pada semangat,  hasrat dan kebahagiaan yang hakiki, karena intuisi dipandu oleh kekuatan murni dari jiwa . Karena itu jawaban oleh intuisi sering datang ke dalam pertanyaan- pertanyaan hidup lewat refleksi diri. Pada sebagian kecil orang  sejak lahir telah dikaruniai kepekaan untuk mengenal dan mendengarkan suara intuisi yang ada dalam dirinya, tetapi selebihnya adalah orang orang yang perlu belajar dan melatih dirinya untuk mengenal intuisi.
Doa  dan  meditasi adalah cara untuk mengurangi kecepatan dan kegiatan otak ,  agar kita mampu  mendengarkan suara hening dari dalam diri. Yang harus kita tahu bahwa aktivitas shalat merupakan bentuk ibadah yang mengandung unsur penyembahan, meditasi dan doa.  Jawaban jawaban intuisi  tidak selalu masuk begitu saja dalam pikiran dalam bentuk yang utuh pada saat berdoa atau meditasi. Mungkin kita menemukannya berkembang secara perlahan di dalam kesadaran kita selama beberapa hari atau beberapa minnggu setelah kita berdoa.
Seperti yang diuraikan oleh Lynn A Robinson, M.Ed dalam bukunya tentang bagimana cara menemukan intuisi dalam diri kita, maka intuisi lebih banyak diperoleh oleh orang yang dapat menciptakan self talk yang positif.  Jadi bagaimana seseorang bisa memotivasi dirinya sendiri melalui kata kata yang hangat penuh harapan. Bukan kecurigaan yang kelam tentang hari yang akan dilaluinya.  Ini berarti intuisi bisa bangkit jika kita bersikap baik sangka terhadap Tuhan. Bagimana Tuhan akan memberi sesuatu yang kita inginkan bila dalam hati kita tidak ada gambaran tentang berhasilnya keinginan tersebut? Inilah diantaranya unsur dalam doa, yakni berani memberi harapan atau menggambarkan keinginan yang kita minta dalam alam pikiran kita, baru Allah  akan mengabulkan. Jadi doa bukan sekedar ucapan yang berhenti di bibir, tetapi merupakan kesatuan hasrat, kemauan, pengharapan dan tujuan tujuan yang jelas tergambar dalam pikiran dan hati kita. Lynn A Robinson menulis bahwa kita sebaiknya memikirkan dan mendeskrepsikan dengan jelas seperti apa kehidupan yang kita inginkan nantinya. Kalau perlu buat gambar dan gunting gambar dari majalah yang melukiskan kehidupan yang ingin kita ciptakan. Cara  ini juga banyak dianjurkan  dan dipakai oleh para motivator dalam bidang apapun. Bisnis, pendidikan, spiritual ataupun politik. Kekuatan hati dan pikiran kita akan menuntun pada lukisan yang kita buat hingga harapan itu tercapai.
Sikap baik sangka akan hadir bila kita telah memahami bahwa Allah itu maha Pengasih. Artinya segala nikmat yang telah kita terima lahir dari sifat rahim Allah. Kerap kali kita menghitung kemalangan denganmesin hitung tetapi saat menghitung kenikmatan kita hanya menggunakan jari. Rasa syukur yang kita miliki menjadi bekal timbulnya harapan harapan yang baru. Ibarat benih, syaukur akan tumbuh menjadi pohon, dahan dan daun syukur atas nikmat nikmat yang datang berikutnya. Setelah pohon syukur bersemi semakin lempanglah jalan menuju keinginan dan terkabulnya doa doa kita. Riset menunjukkan bahwa orang orang yang paling berbahagia adalah orang yang bersyukur dan berterimakasih dengan semua yang mereka miliki. Apapun kondisi mereka. Jadi kita tak perlu menunda bersyukur hingga keinginan terpenuhi, tetapi nikmati proses pemberian dari Tuhan dengan rasa syukur setiap saat.
Sir Isaac Newton telah berulangkali memikirkan tentang kemungkinan adanya gaya dan massa benda  bumi, tetapi ia baru menemukannya ketika buah apel yang jatuh dari pohon menimpanya saat bersantai di kebun. Mengapa bukan pada saat ia memikirkan dan melakukan berbagai eksperimen ? itulah intuisi, ia datang justeru pada saat otak dalam kondisi tenang dan santai.  Ketika itu jalinan pemikiran yang telah dilakukannya sekian lama baru  membentuk satu kesimpulan ketika intuis menyentuh ranah kefahaman terhadap satu pengetahuan.  Tak terfikir sebelumnya ia akan menemukan ide itu , yang menjadi sumber pengetahuan bagi generasi selanjutnya selama bertahun tahun kemudian.  Penggagas minuman dalam kemasan yang sekarang bermerek Aqua adalah sosok yang dulu dianggap kurang kerjaan karena mengemas air putih dalam kemasan dan dijual pada banyak orang .  ”Siapa yang mau minum air putih dalam botol . Tak mungkin ada orang yang mau membelinya .”Itu pendapat sinis pada saat perintis  itu memulai usahanya. Setelah bertahun tahun akhirnya  air minum dalam kemasan itu menjadi bisnis yang besar dan banyak ditiru oleh pengusaha yang lain. Intuisi bekerja melampaui pemikiran logis ,  melewati jarak dan  waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar